JAKARTA TANPA GUBERNUR AHOK AKAN JADI SEPERTI APA ?

JAKARTA TANPA GUBERNUR AHOK AKAN JADI SEPERTI APA ?

Partai Solidaritas Indonesia (PSI) melakukan ‘Tur Jakarta Tanpa Ahok’, salah satu lokasinya di Kota Tua, Jakarta Barat. Pihak Satpol PP pun angkat bicara. Tur digelar PSI dengan tujuan melihat Jakarta tanpa Gubernur DKI nonaktif Basuki T Purnama (Ahok) yang kini tengah cuti kampanye. PSI menyoroti kondisi PKL yang berjualan di trotoar jalan. Rombongan tiba di Kota Tua Jakarta, sekitar pukul 13.45 WIB. Saat itu, banyak pedagang berdagang di trotoar di Jl Bank. Sampai rombongan kembali sekitar 14. 30 WIB, tidak terlihat anggota Satpol PP yang berjaga.

Saat dikonfirmasi mengenai hal tersebut, Kepala Satpol PP Jakarta Barat, Tamo Sijabat menjelaskan patroli dilakukan saat siang hari. Tur sendiri dilakukan bukan hanya di kawasan Kota Tua, tapi juga di daerah Pasar Tanah Abang. “Kalau weekend, kita berjaga dari pukul 14.00 WIB sampai 22.00 WIB. Tadi sudah ada penertiban. Sekarang lalu lintas di Jl Bank sudah lancar,” kata Kepala Satpol PP Jakarta Barat, Tamo Sijabat. Dia menjelaskan, untuk hari biasa, penjagaan dilakukan satu hari full. Ada dua shift penjagaan di Kota Tua Jakarta.

Dia menjelaskan, untuk hari biasa, penjagaan dilakukan satu hari full. Ada dua shift penjagaan di Kota Tua Jakarta. “Dari pagi sampai pukul 14.00 WIB, dilakukan oleh anggota Tamansari. Kemudian dari 14.00 WIB sampai 22.00 WIB, gabungan Kota Jakarta Barat,” ujar Tamo. Rombonganpun pun kembali mengecek kondisi di Kota Tua Jakarta sekitar pukul 17.30 WIB. Sudah ada penjagaan dari anggota Satpol PP di beberapa titik Kota Tua Jakarta. Keberadaan PKL juga sudah berkurang. Beberapa PKL memang masih berada di Jl Bank, tepatnya di depan Museum Bank Mandiri. Tapi, tidak ada PKL di depan Museum Bank Indonesia.

Sementara itu, PKL masih tampak berjualan di Jl Lada. Lokasinya di pintu masuk Taman Fatahilah, yang mengarah ke Stasiun Kota. “Kalau di Jl Lada, kita cuma giring agar tidak mengganggu jalan. Mereka banyak, kita kekurangan anggota. Nanti Maret kita mendapat tambahan dari TNI/Polri,” terang Tamo. “Kita sudah seperti kucing-kucingan dengan PKL. Kalau ditertibkan, mereka kabur, nanti muncul lagi,” sambungnya.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s