Direktur Utama PT PAL Jadi Tersangka Kasus Suap Pengadaan Kapal

Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) berhasil operasi tangkap tangan (OTT) terkait suap pengadaan kapal di PT PAL Indonesia. Dalam penyidikan ini, KPK langsung menetapkan empat orang tersangka.

Mereka adalah Direktur Utama PT PAL Indonesia, Muhammad Firmansyah Arifin (MFA), General Manager of Sales and Marketing PT PAL Indonesia Saiful Anwar (SAR), General Manager Arif Cahyana (AC) dan pihak swasta Agus Nugroho (AN).

“Kami menaikan status kepada empat orang menjadi ke penyidikan, dan menetapkan sebagai tersangka,” ujar Wakil Ketua KPK Basaria Panjaitan saat konferensi pers di Gedung KPK, Jumat (31/3/2017).

Dalam operasi tangkap tangan, KPK mengamankan uang sebesar US$ 25 ribu.

Penetapan tersangka empat orang tersebut lantaran diduga melakukan suap pengadaan kapal perang di PT PAL Indonesia dengan jenis Strategic Sealift Vessel (SSV). Tiga pejabat PT PAL diberikan janji dan hadiah terkait pengadaan kapal untuk Filipina itu.

Sedangkan AN disangka kena Pasal 5 ayat 1 huruf a atau huruf b atau Pasal 13 UU No 31 tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan UU No 20 tahun 2001 Tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s