PEMERINTAH AKAN MENJAGA KENAIKAN HARGA PANGAN SAAT RAMADAN

Pemerintah optimistis untuk menjaga inflasi pada target 4 persen sampai akhir tahun. Selain itu, pemerintah juga menargetkan inflasi komponen volatil (mudah menguap) tetap di bawah tingkat 4 sampai 5 persen.

“Sekarang ini adalah keempat kalinya kita membahas inflasi. Kami ingin tetap waspada sehingga pada akhirnya tetap seperti yang direncanakan, 4 plus minus 1 persen,” kata Gubernur Bank Indonesia Agus Martowardoyo di Gedung Kementerian Perekonomian, Jakarta , Kamis (13/4),

Agus mengatakan, pemerintah terus menjaga inflasi pada target melihat kondisi deflasi pada bulan Maret, didukung mengukur. volatile food juga harus tetap waspada untuk membuat ruang untuk penyesuaian BBM dan LPG.

“Makanan Volatile Maret tercatat sebesar 2,89 persen diangka (yoy). Kami pada pertemuan pertemuan tingkat tinggi dan kemudian menyatakan bahwa inflasi di bawah 4 sampai 5 persen untuk volatile,” katanya.

‘Jika terjaga stabil nya, ada ruang untuk penyesuaian administered prices. Terutama terkait dengan bahan bakar atau LPG. Jika listrik sudah masuk di dalamnya, “tambahnya.

Agus mengatakan, pemerintah juga mewaspadai kenaikan harga dengan munculnya bulan suci Ramadan. “Ada masih akan dikonfigurasi untuk disesuaikan ketika tekanan inflasi tidak tinggi.

Kan jika tanggal Mei 20 ini sudah mulai bulan puasa. Jadi kita harus waspada. Kemarin, ketika deflasi 0,02 persen pada kenyataannya itu adalah baik peluang. Tapi kondisi tidak mengharuskan pemerintah untuk melakukan di babak pertama, “pungkasnya.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s