DEMOKRAT TOLAL HAK ANGKET KPK USAI TERIMA PERINTAH DARI SBY

Wakil Ketua Fraksi Partai Demokrat di DPR RI Benny K. Harman mengatakan kepada Konferensi pers bahwa, Fraksi Partai Demokrat di DPR menolak hak kuesioner KPK yang diajukan oleh Komisi III DPR karena hal tersebut menyebabkan melemahnya KPK, Jakarta, Kamis (27/4).
Keputusan tersebut diambil setelah berkonsultasi dengan Ketua DPP Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).
“Fraksi Partai Demokrat memandang hak KPK untuk memimpin kelemahan KPK dalam penegakan hukum dan pemberantasan korupsi,” kata Benny K. Harman dari Antara.
Dia menjelaskan, Demokrat memandang penggunaan hak penyelidikan tidak tepat waktu sehingga fraksi tidak setuju dengan usulan tersebut.
Benny mengatakan, klarifikasi penggunaan kekuatan luar biasa yang dimiliki KPK dalam pemberantasan korupsi merupakan kebutuhan.
“Tapi bisa dilakukan dengan cara dan mekanisme lain yang memungkinkan hukum tanpa mengganggu iklim pemberantasan korupsi,” katanya.
Wakil Ketua Komisi III DPR menjelaskan bahwa KPK bukan malaikat dan harus dikoreksi agar teliti dan bertanggung jawab dengan kewenangannya memberantas korupsi.
Fraksi Demokrat, katanya, mendesak seluruh masyarakat untuk mengawasi pekerjaan KPK menjadi lembaga yang kredibel, akuntabel dan non-pilih kasih dalam menegakkan keadilan untuk memberantas korupsi.
“Melihat secara dekat hak kuesioner KPK, pimpinan Fraksi Demokrat mengadakan konsultasi khusus dengan Ketua Partai Demokrat karena penggunaan hak untuk melakukan penyelidikan sekarang menjadi masalah serius dan perhatian masyarakat luas,” tutupnya.
Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s