JANJI DONALD TRUMP, LARANG MUSLIM MASUK AS SEMPAT TERHAPUS

Metroqq.net – Gedung Putih menghapus janji Donald Trump untuk melarang umat Islam memasuki Amerika Serikat. Sebelumnya sebuah janji kampanye diajukan oleh seorang wartawan di Gedung Putih.
Dalam sebuah konferensi pers dengan Gedung Putih, wartawan ABC Cecilia Vega meminta Juru Bicara Gedung Putih Sean Spicer. Vega bertanya mengapa situs kampanye Trump masih menulis larangan menyeluruh bagi umat Islam yang ingin masuk ke Amerika Serikat.
Hal itu terkait dengan janji Trump saat kampanye melarang Muslim masuk. Meski setelah menjabat sebagai presiden, Gedung Putih membantah bahwa perintah eksekutif tersebut bertujuan untuk menghalangi warga negara dari enam negara Muslim, sebagai bentuk “Larangan bagi umat Islam”.
“Saya tidak tahu apa yang tertulis di situs kampanye (Trump). Anda harus bertanya kepada mereka (tim kampanye),” kata Spicer, menjawab pertanyaan Vega, seperti dikutip dari Reuters, Senin 8 Mei waktu AS atau Selasa 9 Mei 2017 Waktu indonesia
Beberapa menit kemudian, pernyataan Trump hilang dari situs tersebut. Tapi foto yang diambil sebelum ucapan Trump ditarik, menunjukkan bahwa janji kampanye telah disiarkan sejak pagi.
Selama kampanye tersebut, Trump telah berulang kali berjanji untuk melarang imigran Muslim memasuki Amerika Serikat. Sebenarnya dia juga mempertimbangkan untuk menutup masjid dan akan mencantumkan semua Muslim di AS.
Tapi Spicer menegaskan bahwa Trump tidak akan menargetkan peraturan tersebut kepada umat Islam. Menurutnya, peraturan ini ditujukan untuk “mereka yang datang ke AS bisa tampil dengan motif yang jelas”.
Beberapa hakim Federal AS menunjukkan hal yang berbeda. Seorang hakim di Maryland bahkan memblokir peraturan tersebut mulai berlaku pada bulan Maret, menilai pernyataan Trump di masa kampanye untuk membuktikan bahwa ini adalah bukti pelecehan terhadap agama.
Jaksa wilayah Hawai, juga memblokir perintah dari Trump. Dia mengatakan bahwa perintah tersebut jelas sebagai larangan terhadap umat Islam.
“Kita tidak bisa menyalahkan presiden karena salah secara politis, tapi kita bisa menyalahkannya karena bertindak salah dalam pelanggaran konstitusi,” kata hakim tersebut.
Sekarang perintah pemblokiran ada di kasasi pendengaran. Pengadilan tersebut dituntut untuk menentukan apakah peraturan ini akan berlaku, terutama terkait larangan masuk ke AS.
Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s