PENDUKUNG AHOK: PUTUSAN HAKIM BUKTI KEMENANGAN INTOLERANSI

Metroqq.net – Sekretaris Jenderal Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Raja Juli Antoni, turut berpartisipasi dalam sebuah aksi protes melawan putusan yang diajukan ke Basuki Tjahaja Purnama atas kasus penghujatan di Monumen Proklamasi, Jakarta, Rabu (10/5). Menurutnya, hukuman dua tahun terhadap Ahok adalah bukti kematian hakim di Indonesia.
“Atas nama solidaritas masyarakat Jakarta untuk keadilan, keputusan Majelis Hakim Jakarta Utara tentang Ahok dengan putusan dua tahun di penjara adalah bukti kematian hakim di Indonesia dan kemenangan intoleransi,” Antoni Mengatakan dalam sambutannya, Jakarta, Rabu (10/5).
Hari ini, lanjut Antoni, itu berkabung atas keputusan hakim. Begitu pula aksi di beberapa kota di luar Jakarta seperti di Bandung, Jawa Barat dan Yogyakarta.
“Hari ini, kami berkabung di Jakarta, seperti juga aksi di Bandung, Yogya, Manado, Kupang, Denpasar dan kota lainnya,” katanya.
“Karena itu, kami mengeluarkan pernyataan sikap,” lanjutnya.
Berikut adalah beberapa pernyataan sikap yang disampaikan oleh Sekretaris Jenderal PSI yaitu:
Pertama, sangat mendukung dan siap menemani perjuangan Ahok untuk mencari keadilan. Kedua, ke Pengadilan Tinggi Jakarta untuk segera menangguhkan penahanan Ahok. Ketiga, mendesak KY untuk memeriksa majelis hakim yang mengadili Ahok karena putusan pengadilan tersebut mengabaikan fakta persidangan dan saksi ahli dan fakta.
Keempat, mendesak rakyat Indonesia terutama Presiden, Wakil Presiden, Kapolri, Kejaksaan Agung, untuk segera mengambil tindakan. Kelima, serukan kepada semua pendukung Ahok untuk mempersatukan dan menutup barisan dan bersikap aktif dalam menuntut keadilan bagi Ahok.
Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s