AS Gagal Yakinkan Eropa & Jepang Terkait Ekonomi Trump

Pemerintah Amerika Serikat mengatakan bahwa negara-negara yang didirikan di dunia semakin terbiasa dengan rencana kebijakan Presiden AS Donald Trump. Tapi Eropa dan Jepang tetap khawatir tentang pergeseran sikap Washington terhadap protektivisme.
Pejabat dari Grup G7 bertemu di Italia selatan dengan harapan dapat mendengar lebih banyak tentang rencana Trump untuk menghidupkan kembali proteksionisme dan membangun kembali pendekatan global terhadap isu-isu seperti reformasi perbankan dan perubahan iklim.
“Perlu untuk melanjutkan semangat kerja sama internasional yang sama,” kata Michel Sapin yang dikutip oleh Reuters pada hari Minggu, 14 Mei 2017.
Gubernur Bank Sentral Prancis Francois Villeroy de Galhau mengatakan ada nada optimisme dalam pertemuan G7 mengenai pemulihan ekonomi global setelah bertahun-tahun mengalami lambaian pertumbuhan menyusul krisis keuangan yang dimulai hampir satu dekade yang lalu.
Namun dia mengatakan bahwa ketidakpastian berlanjut ke arah kebijakan AS. Mewakili risiko proteksionisme, seperti yang dikatakan Menteri Keuangan Jepang Taro Aso.
“Kita tidak boleh mundur dalam perdagangan bebas karena telah memberikan kontribusi terhadap kemakmuran ekonomi,” kata Aso.
Pejabat G7 Eropa mengeluh bahwa tidak ada yang tahu apa yang AS pahami dengan perdagangan yang adil dan satu-satunya cara untuk mewujudkan keadilan adalah mematuhi peraturan Organisasi Perdagangan Dunia (WTO).
Seorang pejabat senior kementerian keuangan Jepang mengatakan tanda tanya terbesar adalah kemungkinan pemotongan pajak AS yang bisa memicu ekonomi AS.
Trump telah mengusulkan pemotongan tarif pajak penghasilan AS. Dan menawarkan bisnis multinasional keringanan pajak yang tajam terhadap keuntungan luar negeri yang kembali ke negara adikuasa.
Namun, dia menjatuhkan sebuah proposal kontroversial mengenai pajak “penyesuaian perbatasan” untuk impor sebagai cara untuk mengimbangi kerugian pendapatan akibat pemotongan pajak perusahaan. Rencana reformasi perpajakan tersebut juga dipertanyakan oleh beberapa pejabat Eropa.
“Saya tidak begitu yakin bahwa dengan ekonomi yang sudah bekerja penuh dan bekerja dengan kecepatan penuh, stimulus fiskal akan berdampak (pada pertumbuhan ekonomi),” Komisioner Ekonomi dan Keuangan Eropa Pierre Moscovici mengatakan kepada wartawan.
Menteri Keuangan AS Steven Mnuchin mengatakan bahwa Amerika Serikat memiliki hak untuk menjadi proteksionis jika menganggap perdagangan global tidak bebas atau adil.
“Pendekatan kami adalah berdagang lebih seimbang, dan orang-orang pernah mendengarnya,” kata Mnuchin kepada wartawan pada akhir pertemuan dua hari
Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s