LIHAT LAH TRADISI UNIK MASYARAKAT PIDIE JAYA JELANG LEBARAN

Setiap daerah memiliki tradisi berbeda-beda ketika jelang Lebaran. Di Kabupaten Pidie Jaya, Aceh, masyarakat di sana memiliki tradisi unik yakni Budee Trieng dan Meuleumak. Budee Trieng (meriam bambu) salah satu tradisi unik yang dilakukan ketika menjelang Lebaran oleh masyarakat Pidie Jaya. Semaraknya jelang Lebaran sangat terasa di kabupaten ini.
Kini Budee Trieng di Kabupaten Pidie Jaya lebih heboh lagi. Kalau dulu memang benar-benar menggunakan meriam bambu, sekarang masyarakat di sana sudah meriam yang lebih besar mengunakan tiang listrik besi bekas, drum aspal, sampai gorong-gorong semen.
Tentunya dengan ukuran meriam lebih besar, suaranya juga sangat menggelegar, bisa terdengar sampai radius 20 kilometer. Acara pembunyian meriam ini berlangsung hanya satu malam di malam ke dua Lebaran, karena malam pertama khusus untuk takbiran. Kemudian ada lagi tradisi Meuleumak. Tradisi ini biasanya dilakukan khusu oleh para pemuda di Pidie Jaya yang merantau. Memang, pemuda di Pidie Jaya ini hampir sama dengan pemuda di Padang. Mereka wajib merantau.
Dalam tradisi Meuleumak ini, biasanya pemuda yang pulang dari perantauan saat Lebaran mengadakan makan-makan di menasah (bangunan tempat melaksanakan upaca agama, pendidikan agama dan bermusyawarah) bersama pemuda yang tidak merantau. Kegiatannya biasanya membuat nasi lemak dengan lauk hasil sembelihan seekor kambing. Kegiatan itu diartikan sebagai ungkapan rasa syukur dan berbagai rezeki dengan sesama kawan.
Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s