Polres Jakarta Pusat Menyatakan Belum Ada Laporan Yang Terkait Dengan Aksi 287 Oleh GNPF

Polisi Metro Jakarta Pusat mengaku belum menerima laporan terkait tindakan 287 yang akan dilakukan oleh Gerakan Nasional Fatwa Garda. Aksi tersebut akan digelar pada Jumat (28/7) dengan tuntutan menolak Organs Masyarakat.

Kapolres Metro Jakarta Pusat, AKBP Asep Guntur Rahayu mengatakan hingga hari ini hari Minggu (23/7) belum menerima laporan dari tindakan Koordinator Lapangan (Korlap). Untuk titik temu dalam aksi itu sendiri ada di Masjid Istiqlal, Jakarta Pusat, seperti tindakan sebelumnya.

“Polda sudah tembus ke Polri, seminggu sebelumnya, mungkin hari Senin dari Polda,” kata Guntur saat dikonfirmasi, Jakarta, Minggu (23/7).

Meski belum menerima laporan, polisi masih memantau media sosial yang telah dibahas. “Polisi belum menerima laporan dari peserta aksi tersebut, namun kami hanya memantau medsos di Kan Medsos sudah banyak,” katanya.

Sebelumnya, Tim Penasihat Hukum GNPF, Kapitra Ampera menegaskan bahwa ada tindakan 287 yang akan dilakukan oleh GNPF MUI dan beberapa organisasi massa di Indonesia. Aksi itu sendiri bertujuan agar Pemerintah membatalkan eksistensi Peraturan Pesanan Publik.

Selain itu, menurut Kapitra Perppu Ormas sendiri tidak tepat dilakukan oleh pemerintah. Untuk titik temu 287 aksi itu sendiri berada di Masjid Istiqlal, Jakarta Pusat.

“Memang benar aktingnya termotivasi dengan terbitnya Peraturan Ketertiban Umum, karena pembubaran HTI,” kata Kapitra saat dikonfirmasi, Jakarta, Minggu (23/7).

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s