BNN DKI Sudah Memberikan Peringatan Keras 4 Diskotik Akan Ditutup

Kepala BNN DKI Jakarta Brig. Jenderal Johnny Ratuperisa terus memerangi penyalahgunaan narkoba di wilayah Jakarta, terutama di pusat hiburan malam. Untuk mengantisipasi penyebaran narkoba pihaknya telah memberikan peringatan keras dan ancaman menutup diskotek.

“Ada 4 peringatan, salah satunya diberi peringatan, dekat, Diamond adalah salah satunya, kalau tidak salah, Klasik juga mendapat peringatan kuat … Kalau bertemu lagi harus ditutup,” katanya di Balai Kota, Jakarta, Senin (31/7).

Sebagai ibu kota Indonesia, distribusi narkoba di pusat hiburan malam di Jakarta menurut Johnny sudah lepas kendali lagi. Saat ini ada sekitar 4.000 tempat hiburan malam dan di situlah ada banyak transaksi narkoba.

Menurut data BNN dari tahun ke tahun, tingkat pengguna narkoba meningkat, dari tahun 2014 sekitar 4 juta orang, dan untuk tahun 2015 sampai 2016 naik menjadi 4,2 persen dari jumlah penduduk Indonesia. Namun untuk jumlah pengguna narkoba di Jakarta, dia belum bisa mengeluarkan data.

“Hampir semua tempat hiburan pasti ada pengguna narkoba disana, 1 aja di satu tempat, 4000. Kalau kita ambil 10 orang saja, tinggal berlipat ganda, jadi begitu banyak pengguna narkoba di jakarta,” jelasnya.

Dia menyebutkan, jenis obat di dunia ada 665 jenis obat berdasarkan data Kantor Perserikatan Bangsa-Bangsa tentang Narkoba dan Kejahatan (UNODC) yang beredar di Indonesia sekitar 65 spesies.

“Baru 48 di Jakart, ada 7 mulai dari ganja, amfetamin, kokain, morfin, opiat,” pungkasnya.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s