Kakek (56) Nikahin Gadis (17) Hanya Dengan Mahar Sebesar Rp 300.000

Kakek (56) Nikahin Gadis (17) – Seorang gadis berusia 17 tahun yang bernama Ika Nurjannah, dinikahi oleh seorang kakek berusia 56 tahun. Bukan nafsu buta yang membuat sang kakek berani, namun sang kakek terlibat dalam cinta lokasi. Kakek asal Kabupaten Kolaka Sulawesi Tenggara ini biasanya disapa kakek Badu, sebelum mengucap ijab kabul, ternyata sudah jatuh cinta kepada gadis pilihannya (Ika) sejak lama.

Keduanya sering bertemu didalam satu perahu. Namun, menurut tetangga, keduanya pertama kali berkenalan di dalam kebun. Secara kebetulan, kebun milik Badu dan orangtuanya Ika jaraknya berdekatan di Desa Lapuya, Kecamatan Samaturu, Kabupaten Kolaka, Sulawesi Tenggara.

“Sejak pertama kali bertemu Kakek Badu sudah suka dengan Ika Nurjanah. Dua-duanya belum pernah belum pernah menikah, ” ujar Ana, salah satu warga tetangganya Kakek Badu.

Bukan hanya di kebun, keduanya juga sering bertemu di perahu. Salah satu perahu yang dipakai penduduk untuk menyebarang sungai. Menurut kabar dari warga, perahu tersebut adalah perahu milik Badu.

“Tidak lama setelah mereka pacaran, mungkin sudah suka sama suka ya, akhirnya langsung menikah,” tambah Ana.

Lilis Sandra, salah seorang pengguna media sosial, sempat mengabadikan momen bahagia keduanya. Kakek Badu merangkui Ika Nurjannah yang duduk di sisinya dalam satu acara pernikahan yang sederhana. Dalam komentarny, Sandra Lilis mengatakan keduanya terlihat sangat bahagia.

“Suaminya masih belum pernah menikah, dan istrinya juga sama-sama belum menikah,” ujar Lilis Sandra pada postingannya di media sosial, Senin, 18 November 2017.

Dari keterangan yang dilansirkan dari Lilis, Kekek Badu dikenal sebagai salah seorang yang memiliki kebun luas di Desa Konaweha, Kecamatan Samaturu, Kabupaten Kolaka. Kepala Kantor Kementerian Agama Kolaka Aziz Baking mengatakan Badu (56) dan Ika (17) menikah disertai dokumen lengkap. Dua-duanya belum pernah menikah.

Mahar pernikahan diketahui hanya sebesar Rp 300.000. Jumlah yang terbialng sederhana untuk menikahi seorang gadis di zaman sekarang. Pernikahan tersebut, menurut sejumlah sumber, berlangsung secara sederhana.

“Petugas KUA yang menikahkan mereka bernama Pak Arsyad Daud, Kepala KUA. Kebetulan ibunya Ika juga hadir saat anaknya dinikahkan,” ujar Aziz Baking.

Ika Nurjannah dikabarkan sudah berstatus yatim. Ayahnya sudah meninggal dunia. Ika juga hanya menempuh pendidikan sampai tingkat sekolah dasar saja.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s