Anies Sebut Paud Kalah Bagus Dengan Pos Satpam Dan Mengalokasikan Dana Rp 63 M

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memberikan perhatian penuh pada Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dengan mengalokasikan anggaran sekitar Rp 63 miliar di RAPBD 2018. Dia mengatakan alokasi dana sebesar Rp 63 miliar itu untuk pertama kalinya.

“Oleh karena itu, untuk pertama kalinya, kami mengalokasikan dana hibah sebesar Rp 63 miliar untuk Paud di seluruh Jakarta, mengapa kami memberikannya karena Paud adalah dana swadaya,” kata Anies usai menghadiri acara Guru Nasional di Jembatan Kanal Banjir Timur Jl. Basuki Rachmat, Jakarta Timur, Minggu (26/11).

Mantan Menteri Pendidikan tersebut banyak bercerita tentang Paud-Paud di Jakarta dengan fasilitas minimal. Dia menunjukkan bahwa Paud di Jakarta kalah jumlah dengan Pos Satpam. Untuk itu di bawah pemerintahannya ia mengalokasikan dana besar untuk Paud.

“Ada banyak orang Paud-Paud yang dikalahkan oleh pos keamanan, kami menginginkan pos keamanan itu bagus, dan Paud bagus, karena di situlah persiapan masa depan ditentukan,” kata Anies.

Mengenai izin untuk memberikan Paud akan menjadi lebih mudah, karena mantan menteri pendidikan dia akan menggunakannya untuk urusan perizinan.

“Di Kemendikbud kita tahu banyak di sana, kita akan bicara nanti, kita akan mengatur agar Paud-Paud menjadi lebih mudah, saya akan berkeliling Paud-Paud,” katanya.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s